13.7.11

Menjadi Kontraktor..ini memang masanya..

Sudah hampir 3 tahun ini kami menjadi kontraktor. Tapi yang kami maksud disini bukan  kontraktor dalam pengertian profesi jasa konstruksi, tapi kami kontrak rumah sana-sini. hahaha. Siapa yang ga pengen punya rumah sendiri? Siapa yang ga pengen punya rumah besar berhalaman besar? Siapa yang mau tinggal di pinggiran kota? Selalu berhadapan dengan teriknya matahari dan kemacetan? Saya yakin 1000% kalo ga ada yang mau. Saya pun begitu.

Tapi nyari rumah yang ideal di Bandung ini, bukan main sulitnya. Apalagi kalu dilihat dari harga, banyak produk properti yang ga masuk akal. Apalagi kami ini duaduanya arsitek, jadi sedikit banyak ngerti kualitas disain maupun materialnya. Inginnya punya tanah dulu kemudian merencanakan dan membangun sendiri. Eh saya kira banyak juga yang ingin begini. Tapi lagi-lagi.... Kita kan masih dalam tahap awal membangun keluarga. Jadi wajar kalo itu semua hanya sebatas rencana. Dan kita harus semangat mewujudkannya.

Semangat dan sabar...ga usah ndengerin percakapan banyak pihak.

*yuuk..kita hunting rumah lagi cey!

3 komentar:

okta zaida mengatakan...

Semangaaaaat^^

mAmAnYa DaMaRe mengatakan...

thanks ok..pa kabar? masi betah di bali ya hihi

dian mengatakan...

wah Lin, tulisanmu ini mewakili jeritan hatiku juga *halahhhh* pengen punya rumah sendiri pas udah balik Jogja nanti dan *kalau bisa* beli tanah lalu desain sendiri.
bagaimanapun sederhananya, rasanya beda kalau rumah itu punya kita sendiri...tapi memang awal-awal pernikahan wajarlah kita masih "membangun pondasi" perekonomian dulu (kecuali buat mereka yang sudah kaya dari sananya atau masih terima kucuran dana orang tua)
gak papa...semua bertahap, apa yang kita usahakan sendiri pasti lebih puas kalau terwujud nanti. semangat yuuuukkk, mariiiii...!!!!

Posting Komentar