20.5.11

Pukis Vs Ragi

Sudah 2 kali saya membuat pukis dengan resep yang sama tapi hasilnya cukup berbeda. Mengapa???? Yah..saya pake merk ragi yang berlainan. Selain menghasilkan pukis dengan tingkat keempukan yang berbeda, rupanya efek kedua merk ragi tersebut juga memberikan pengaruh yang tidak sama terhadap perut saya. Biasanya saya pake ragi instan merk fermi**n untuk roti dan kue lainnya, dan belakangan perut saya ga cocok, alias mules-mules keesokan harinya. So, minggu lalu saya putuskan mencoba menggunakan ragi merk s*f instant untuk membuat pukis.

Setelah adonan selesai saya buat, saya biarkan mengembang sekitar 2 jam, sama seperti pembuatan pukis terdahulu.  Namun, adonan yang mengembang tersebut memang tampak sedikit berbeda. Adonan pukis minggu lalu itu lebih berongga dan sangat kental, namun volume mengembangnya tidak setinggi adonan yang saya buat pertama. Berikut kira-kira resepnya yang saya ambil dari beberapa blog :

Bahan :
1 sdm ragi instan
6 sdm air hangat
150 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr gula pasir
150 cc santan matang
2 telur
1 kuning telur

Cara Membuat :
1. Campur ragi dengan air hangat sampai larut
2. Kocok gula dan telur sampai kental dan naik, masukkan tepung terigu sedikit-sedikit, dan aduk rata
3. Masukkan cairan ragi, aduk rata, lalu masukkan santan sambil diaduk hingga habis dan tercampur
4. Diamkan sampai adonan naik kurleb 1 jam
5. Panaskan cetakan pukis, olesi margarin, lalu tuang adonan hingga 3/4 penuh, tutup dan panggang hingga matang.

Oh iya ada tips agar pukis beraroma khas dan semakin menggugah selera :  saat merebus santan, tambahkan daun pandan dan air perasan jeruk nipis secukupnya. Selain itu agar pukis laris manis, saya sarankan membuat dengan ukuran kecil saja karena akan membuat penasaran sehingga akan ambil lagi dan lagi....hehehe

nih hasilnya :

0 komentar:

Posting Komentar