30.10.10

sesekali yuk maem jajan tradisional...

Minggu lalu iseng-iseng beli buku resep judul "Jajan Pasar Mini" yang isinya of course resep-resep kue tradisional yang biasanya dijual di pasar. Dan menariknya..bikinnnya gampang euy untuk saya, mamanya Mare yang lagi belajar bikin cemilan!

Semalam buka-buka tuh buku mencari, mengamati, dan akhirnya menyimpulkan kue apa yang paling mudah dibuat dan bahannya pasti ada di warung dekat rumah. Dan saya niatkan untuk membuat Awug Awug Mini.
Awug, makanan tradisional khas Bandung (mungkin ya, soalnya banyak yang jualan di pinggir jalan dan saya belum pernah beli). Bahan utamanya kelapa parut dan tepung ketan. Cara membuatnya superrrrr gampang.
Tadi pagi sembari membeli sayur mayur seperti hari-hari biasa, saya juga membeli tepung ketan, kelapa parut, daun pisang, dan gula merah. Sesampai di rumah, multitasking memasak sarapan juga, saya membuat jajan awug yang konon terlihat mudah itu.

Tapi saya ga 100% mengikuti resep di buku. Lapisan awug yang diberi pewarna makanan merah muda saya ganti dengan gula merah karena pasti di warung itu tak tersedia.

Bahan :
- Kelapa parut 200 gram
- Tepung ketan 100 gram
- Gula pasir 50 gram
- Gula merah 50 gram
- Garam 1 sdt
Cara membuat :
- Campur kelapa parut , tepung ketan, dan garam, lalu aduk merata.
- Pisahkan adonan tadi menjadi 2 bagian sama.
- Bagian pertama tambahkan gula pasir, lalu aduk merata.
- Bagian kedua tambahkan gula merah (yang sudah diparut/dihaluskan), lalu aduk juga.
- Siapkan dandang untuk mengukus
- Tempatkan adonan kedua (adonan gula merah) ke loyang yang sudah dialasi daun pisang.
   *terlebih dulu daun pisang diolesi minyak sayur agar nanti tidak lengket
- Tempatkan adonan pertama (adonan gula pasir) di atas adonan kedua hingga merata.
- Kukus selama 30-45 menit

Hasilnya...mmm..rasa mirip-mirip wingko deh, tapi teksturnya kasar karena si kelapa parut itu...
Manisnya...sesuai lah sama lidah Jawa saya.

0 komentar:

Posting Komentar