Tak akan terlupakan dan semoga tak terulang kejadian subuh tadi. Damare lepas dari pengawasan saya, dia jatuh dari tempat tidur. Mare yang sekarang lagi senang merayap, mau merangkak juga, memang perlu pengawasan ekstra. Dia sangat aktif bergerak kesana kemari, berusaha meraih benda-benda atau sudut rumah yang belum pernah dijamahnya.
Seperti yang terjadi subuh tadi... Sejak jam 3 pagi dia terbangun dari tidurnya lalu tak hentinya bergerak sampai sekitar jam 4. Saya pun ikut melek menemaninya. Namun apalah daya, mata saya sudah tidak sanggup menahan ngantuk. Saya pun tertidur. Tiba-tiba saya mendengar bunyi 'gedebuk', dan segera tersadar dan memastikan dimana Damare. Dia tak ada di samping saya. Saya menjerit histeris melihat Mare yang sudah terlentang di lantai sambil menangis. Saya sangat sedih karena merasa lalai. Saya langsung mengangkatnya dan menciumnya.
Alhasil bibirnya jontor, dan ada luka kecil. Saya menyimpulkan dia jatuhnya tengkurap agak miring, kemudian berbalik terlentang. Dia pun menangis histeris hingga 20 menitan. Segera setelah peristiwa itu, divan kami singkirkan sehingga ketinggian tempat tidur berkurang. Semoga tak terjadi apa-apa dengan Mare. Saya akan observasi dulu.selama 2 hari ke depan sebelum dibawa kd dokter.
21.7.10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar