Kemarin kami nyampe Jogja jam 6 kurang. Perjalanan yang memakan waktu sekitar 7,5 jam tergolong cepat, karena mobil dikemudikan oleh pakdenya Damare (kakak suami saya kalau nyetir ngebut banget! Sampe saya agak takut dan susah tidur). Ya Alhamdulillah selamat dan sehat sampe rumah. Selama perjalanan, Damare ga rewel, cuma agak gelisah beberapa kali. Tadinya saya taruh di carseat, tapi terbangun dengar klakson dan nangis deh.. Akhirnya saya memutuskan untuk menggendongnya sampai Jogja, biar lebih nyenyak. Lebih tepatnya saya bergantian dengan pengasuh. Ketika perjalanan tinggal 1,5 jam, Damare tidak tidur justru ngoceh-ngoceh dan senyum-senyum, mungkin dia senang sudah mau sampai.
Sampai di rumah, wah kami disambut bapak ibu dengan sangat gembira. Mereka kangen sekali dengan Damare, apalagi kakungnya yang baru sekali ketemu, saat kelahiran dulu. Setelah semua sudah bertemu Damare, kami bertiga istirahat, baru terasa capeknya berjam-jam menggendong bayi 7100 gram. Siang harinya kami ke rumah buyutnya Damare. Simbah sudah berumur 85 tahun, sudah berkurang kemampuan penglihatan dan pendengarannya, sehingga maklum ketika kemarin simbah salah menyebut nama suami saya. He he.. Disana Damare juga bertemu sepupu yang seumuran, dan mereka saling melihat, mengamati, lucu banget. Tapi tiba-tiba Damare merengek, ups dia sudah membuat kenang-kenangan di tempat tidur sepupunya. Damare diam-diam BAK..untung mama sudah persiapan bawa baju.
14.5.10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar